Rabu, 20 Maret 2013

Yuk Mengenal Street Photography

©Setia Nugraha
Street Photography tak selalu identik dengan jalanan, tetapi Street Photography itu merupakan aliran fotografi yang lebih mengutamakan subject (point of interest) di ruang publik (tempat umum). Ruang publik yang dimaksud di sini tidak terlepas dari “Jalanan” saja, tetapi dalam artian yg lebih luas, misalkan di cafe, mall, pasar, taman, dan sebagainya. Point of interest (subject) yg dimaksud di ruang publik tidak terlepas dari orang saja, melainkan hal-hal lain yg kerap berada di ruang publik, seperti peristiwa, benda-benda (element), cuaca, bayangan, dan sebagainya.

Nah apa perbedaan Street Photography dengan aliran fotografi lainnya?, berikut ini beberapa perbedaannya menurut Setia Nugraha seorang Street Photographer asal indonesia yang tinggal di Jerman:

  1. Foto di ruang publik (tempat umum)
  2. Keadaan/kejadian yang tidak dibuat-buat, melainkan spontanitas, tetapi bisa jadi kedaan yang di harapkan, ataupun keadaan/kejadian yang kebetulan (decisive moment).
  3. Tema yang dibahas merupakan kehidupan sehari-hari yang terjadi di ruang publik, apakah itu perilaku orang, lingkungan, keadaan, cuaca, dan lain sebagainya.
  4. Membuat rangkaian cerita dari aktifitas sehari-hari atau membuat cerita dengan memanfaatkan aktifitas sehari-hari, seperti foto seri, foto liputan (dokumentasi).
  5. Orang yang dipotret tidak ditampilkan sebagai seorang individu, melainkan sebagai tokoh anonim dari situasi “jalanan” secara umumnya.
Anda ingin mendalami Street Photography? Setia Nugraha punya saran yang sangat bagus buat anda, ini dia sarannya:
  1. Menguasai teknik dasar fotografi, seperti teknis komposisi, angle, dan penguasaan alat.
  2. Perhatikan keadaan sekitarnya, hal-hal yang sering kita lewati/lakukan berulang-ulang akan menjadi menarik ketika kita mencoba melihat dengan berbagai sudut pandang.
  3. Interaksi sosial dengan lingkungan sekitar kita, perhatikan privasi orang lain. Untuk yg di luar negeri misalkan, pelajarin perilaku orang-orang di sekitar kita untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, beda negara beda budaya tentunya.
  4. Pelajari arah matahari,… ada kalanya pada jam-jam tertentu, bayangan yang dihasilkan akan menarik dan manfaatkan matahari juga, adakalanya flare yang dihasilkan akan memberikan efek yang lain.
  5. Photo hunting tidak hanya pada cuaca cerah, photo hunting di cuaca yang jelek akan menghasilkan foto yang berbeda (foto dengan mood yang berbeda).
  6. Pergilah hunting di saat suasana hati kita berbeda-beda.
  7. Sabar menunggu moment.
  8. Perhatikan element jalanan di sekitar kita, misalkan: papan iklan, bayangan, sepeda, arsitektur bangunan, dll.
  9. Mencobalah untuk bereksperimen dengan melanggar peraturan fotografi, misalkan foto-foto yang blur, foto dead centre, dll.
Gimana, sudah tau tentang Street Photography?. Nantikan artikel menarik lainnya seputar fotografi di dailyirhas.blogspot.com


4 komentar:

  1. harus selalu bawa kamera kemana2 ya kalo mo jadi fotografer jalanan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. klo mau jadi Street Photographer emng harus bawa kamera... apalagi klo dia lg diluar kota...

      Hapus
  2. foto dead center itu gmna ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saat POI (objek yang ingin ditonjolkan) berada tepat di tengah bidang gambar. POI (Point Of Interest)

      Hapus

Copyright © 2013 Daily Irhas: Yuk Mengenal Street Photography | Blogger Template for Bertuah | Design by Ais Bertuah